Kau terlalu sibuk dengan mesramu, sampai lupa bahwa pernah ada aku yang menyinari ruang gulita-mu.
Kau terlalu asik mendekap candumu, hingga begitu tega membiarkan aku sendiri dalam dunia yang pernah kau reka untuk-ku.
Aku tak pernah berharap kau kembali dan melunasi setiap hutang-piutang mu.
Aku hanya berharap semoga gulitaku saat ini cepat berlalu, meskipun tanpa hadir-mu.
Komentar
Posting Komentar